Manusia bisa belajar dari kehidupan 4 hewan yang menakjubkan ini

Kita tahu bersama Tuhan menciptakan makhluk yg paling sempurna yaitu manusia..

Manusia hidup dengan penuh akal pikiran..
 

Tapi jgn lupa ciptaan Tuhan bkn cma manusia saja..
 

Kita dapat melihat Hewan juga walaupun Gak punya akal sesempurna manusia, kadang kadang hewan lebih baik dari manusia..
 
Mau BUKTI?
langsung aja cekidot gan!
 

1. Burung
 

Spoiler for pictnya:


Spoiler for Faktanya:
Kita lihat burung tiap pagi keluar dari sarangnya untuk mencari makan. Tidak terbayang sebelumnya kemana dan dimana ia harus mencari makanan yang diperlukan.

Karena itu kadangkala sore hari ia pulang dengan perut kenyang dan bisa membawa makanan buat keluarganya, tapi kadang makanan itu cuma cukup buat keluarganya, sementara ia harus menahan lapar. Bahkan seringkali ia pulang tanpa membawa apa-apa buat keluarganya sehingga ia dan keluarganya harus berpuasa.
 

Meskipun burung lebih sering mengalami kekurangan makanan, apalagi setelah lahannya banyak yang diambil manusia, namun yang jelas kita tidak pernah melihat ada burung yang berusaha untuk bunuh diri.
 

-Kita tidak pernah melihat ada burung yang tiba-tiba menukik membenturkan kepalanya ke batu.
 
-Kita tidak pernah melihat ada burung yang memilih meminum racun untuk mengakhiri penderitaannya.
-Kita lihat burung tetap optimis akan rizki yang dijanjikan Allah.
-Kita lihat, walaupun kelaparan, tiap pagi ia tetap berkicau dengan merdunya.
-Kita juga melihat bahwa burung pun memiliki tanggung jawab pada keluarganya.

Kalau kita bandingkan dengan burung, sarana yang dimiliki manusia untuk mencari nafkah jauh lebih canggih. Tetapi kenapa manusia yang dibekali banyak kelebihan ini seringkali kalah dari burung ? Kita seolah tidak mampu meghadapi masalah Banyak manusia yang mencoba lari dari masalah mereka. Banyak dari mereka yang lupa akan tanggung jawab pada diri sendiri maupu bagi keluarga. Mengapa manusia banyak yang putus asa dan bahkan ingin mengakhiri hidup agar terhindar dari masalah ?

Hewan kedua gan 


Masih niat kan baca Thread nya langsung lanjuut
 

2.Anjing
 

Spoiler for Pictnya:


Spoiler for Faktanya:
Islam memang mengharamkan hewan yang satu ini. Tapi walaupun begitu, anjing memiliki sifat yang mungkin tidak dimiliki oleh kita semua sebagai makhluk yang sempurna.

Anjing adalah hewan yang paling setia kepada majikannya. Bahkan dalam kisah ashabul kahfi, yang menjaga pemuda-pemuda muslim saat tidur didalam gua selama 
309 tahun adalah anjing.

Dia rela menjaga majikan-majikannya sampai akhir hayatnya. Subhanallah…!
 

Bisa bayangin gan 
309 Tahun


Lanjut yah

3.Semut

Spoiler for Pictnya:


Spoiler for Faktanya:
Banyak pelajaran dan hikmah yang bisa kita ambil dari kehidupan semut. Tentu saja yang tampak dari keistimewaanya adalah kebiasaan gotong royong dalam kehidupannya. Kepeduliannya terhadap sesama semut untuk saling membantu menjadi ciri khas yang bisa kita tiru. Sebesar dan seberat apapun pekerjaan yang dihadapi, semut-semut itu dapat menuntaskannya dengan kebersamaan dan kerja sama (team-work) yang baik.

Satu hal lagi yang bisa kita contoh dari perilaku kehidupan semut, yaitu bagaimana mereka rajin menabung. Dalam hal ini adalah mengumpulkan cadangan makanan untuk komunitasnya. Keberadaan mereka di dunia ini tidak menjadi beban bagi mahluk lainnya. Bahkan, kebiasaan para semut ini menabung makanan justru memberi efek manfaat bagi alam. 
Ternyata, kumpulan makanan yang mereka timbun dapat menyuburkan dan menggemburkan tanah disekitarnya.


Terakhir gan Akhirnya 

4.Lebah

Spoiler for Pictnya:


Spoiler for Faktanya:
Lebah adalah sejenis serangga yang hidup berkelompok dalam sebuah tempat atau koloni.
Biasanya, kita dapat menjumpainya di daerah yang cenderung jauh dari pemukiman penduduk dan berada di tempat-tempat yang tinggi.
Dalam kelompoknya, lebah terbagi menjadi :
-Lebah Ratu yang berperan sebagai penghasil keturunan,
-Lebah Pekerja yang tugasnya mencari makanan, dan
-Lebah Tentara atau Penjaga yang bertugas untuk menjaga keamanan sekitar sarang tempat tinggal koloninya.

Setiap peran dijalani dengan penuh tanggung jawab. 

Sang Ratu merelakan dirinya bertambah gemuk dan gemuk, serta setia untuk menghasilkan telur-telur bakal generasi lebah yang baru.
Sementara itu, lebah penjaga yang sekaligus juga sebagai pengasuh, dengan setia menjaga sekitar sarangnya. Apabila ada pengganggu mendekat, dengan sigap dia akan mempertahankan daerah teritorialnya. Jika perlu, lebah penjaga siap mengorbankan dirinya. Seekor lebah apabila menyengat musuhnya, kait penyengatnya akan tertinggal di dalam tubuh musuhnya. Dan biasanya lebah tersebut akan mati.
Sebagian lagi dari lebah penjaga sibuk mengasuh bayi-bayi lebah mungil serta membangun sarangnya agar kokoh.

Sementara Lebah Pekerja sibuk berkeliaran mencari nektar bunga untuk dibawa pulang ke sarang sebagai suplay persediaan makanan koloninya. Tidak hanya sekadar banyaknya makanan yang ia kumpulkan, tapi ia pun sangat selektif dalam memilih makanannya. Yang ia hisap hanyalah nektar bunga tertentu saja.
 

Ada sebuah pelajaran berharga dari kebiasaan lebah saat ia menghisap nektar dari bunga. Ternyata, setiap kali ia mendatangi bunga untuk menghisap nektarnya, kaki-kaki mungilnya ikut menyebarkan serbuk sari. Saat hal ini terjadi, sesungguhnya ia sedang membantu proses penyerbukan bunga menjadi buah. Jadi, selain mendapatkan nektar dari bunga, iapun memberikan keuntungan terhadap tumbuh kembang bunga tersebut menjadi buah. Dengan demikian, dalam proses tersebut telah terjadi sebuah peristiwa yang saling membutuhkan keuntungan dan kepuasan bagi kedua pihak .

SHARE THIS
Previous Post
Next Post